14 April 2009

Balada untuk Pewaris Negeri

Bentangkan Merah Putih diseluruh penjuru negeri
Jangan sejengkal tanah pun tak ternaungi
Tancapkan tiang pancang dalam-dalam ke bumi
Biar tegak kokoh berdiri
Untuk kibarkan bendera kebangsaanku ini

Naikkan Sang Merah Putihku tinggi ke langit tuju
Agar melambaikan salam bagi sahabat-sahabat negaraku

Dan lantangkan seruan atas nama bunda pertiwi.
Untuk menjaga kedamaian dan kelestarian Bumi yang satu ini.

Tentu saja bukan kerja biasa.
Semua Hak dan Kuasa Sang Pencipta Yang Maha Esa
Hanya dengan bimbingan, petunjuk dan ridhonya
Semua cita-cita bangsa akan menjadi nyata.

Negeri Pertiwi indah luas penuh potensi
Letak diantara benua disetiap sisi
Menarik minat bangsa-bangsa dunia untuk menguasai
Bahkan tak sedikit mereka tega untuk menggerogoti

Satukan tekad wahai pewaris negeri
Rapatkan barisanmu jangan sampai diselusupi
Anasir-anasir radikal yang tak tahu diri
Yang mulai ramai dengan kedok Reformasi dan Demokrasi.

Jagalah kebebasan yang telah diberikan padamu
Hindarkan rasa egoisme maupun pengabdian semu
Instrospeksi diri terhadap sikap-sikap keras dan kaku
Tumbuhkan pemahaman sama pada setiap persoalan baru

Kamu semua pasti bisa, karena kita dilahirkan sama
Indahnya kasih sayang dan kedamaian adalah pesan dari surga yang diajarkan melalui nabi-nabi tercinta.
Sanggahan dan pengingkaran hanyalah menjadikan Nista, yang menghadirkan kesengsaraan dan malapetaka.

Sadar dan berjanjilah wahai pewaris negeri
Kawal bersama tanah airku ini
Engkaulah penerima estafet perjuangan yang tak pernah berhenti Karena kehidupan berputar dari lahir, berjuang lalu mati
Dan itu bukan untuk bumi pertiwi.

Politik bukanlah tujuan, namun sekedar kendaraan atasi perbedaan mencapai kekuasaan
Dan harus diingat wahai kawan
Kekuasaan yang Pertiwi inginkan, kekuasaan nan penuh kearifan, bukan kekuasaan untuk penindasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar